Keberadaan Situs Buku Gratis

Kebutuhan akan buku pelajaran bagi anak sekolah merupakan suatu kewajiban. Keberadaan buku ini sangat diperlukan untuk proses belajar mengajar di sekolahan sehingga anak akan dengan mudah memahami apa yang disampaikan gurunya. Demikian pula guru akan dengan lancar dapat menyampaikan inti materi yang disampaikan kepada anak-anak bahkan dapat dilanjutkan dengan diskusi yang hangat, karena ada kesinambungan antara pemikiran anak dan guru.

Namun apabila buku tidak ada, maka dengan terpaksa guru harus menyampaiakn materi secara sabar kepada muridnya. Bahkan ada sekolah atau mungkin banyak yang akhirnya waktu belajar tersebut habis hanya untuk mencatatkan materi di papan supaya anak didiknya bisa mencatat apa yang ada di buku materi. Sayang sungguh waktu yang sebenarnya bisa digunakan untuk membaca, menyimak dan diskusi akhirnya habis hanya untuk mencatat. Yang lebih parah lagi guru menyuruh salah satu anak didiknya untuk mencatatkan isi dari buku cetak yang dimiliki guru dan murid-muridnya menuliskannya. habislah waktu 2 jam pelajaran hanya untuk menulis buku. Akhirnya banyak pertanyaan yang muncul seperti kapan guru menerangkannya, kapan berdiskusinya, akankah timbul kebiasaan anak didik maunya disuapin saja dan masih banyak lagi yang bisa dipertanyakan gara-gara murid tidak punya buku pegangan.

Bagi sekolah yang murid-muridnya mempunyai orangtua yang berkecukupan, maka timbul kerjasama dengan penerbit untuk menyediakan buku dan guru menyarankan untuk membelinya. Tapi ya… namanya juga manusia ada saja godaan akhirnya jual beli buku menjadi objekan oknum guru. Kalau sudah begitu… ada lagi pertanyaan-pertanyaan seperti cocokkah buku yang harus dibeli dengan kurikulum yang benar, adilkah guru menilai mana buku yang harus dibeli murid dan tidak dan banyak lagi pertanyaan lain yang bisa timbul. Akhirnya dengan berani Diknas memutuskan membeli hak cipta dari buku-buku yang dapat dijadikan pegangan murid, tentunya dengan biaya yang tidak sedikit. Namun kelemahan lain masih ada, seperti infrastruktur yang tidak mendukung dan yang menyedihkan masih ada guru yang tidak tahu keberadaan buku-buku gratis yang dibeli Diknas untuk bangsa Indonesia. Padahal promosinya sudah dilakukan atau jangan-jangan promosinya kurang…. atau mungkin jangan-jangan… gurunya ada apa-apa.

Akhirnya ya kita positive thinking saja lah, bahwa Indonesia yang luas ini memang belum didukung dengan infrastruktur yang memadai, sehingga berbagai hambatan selalu saja ada. Hanya kita sebagai insan yang diberi amanat bahwa kita harus berbuat kebajikan dan memberikan jalan kepada yang belum tahu harus terus kita lakukan.

Nah bagi yang belum tahu keberadaan situs buku gratis tersebut coba anda masuk ke http://bse.depdiknas.go.id. Mudah-mudahan akan bermanfaat bagi adiknya, anaknya, cucunya, tetangganya dan seterusnya.

selamat belajar adik-adikku, anak-anakku

(tulisan ini disampaikan karena keprihatinan penulis yang menemukan masih ada insan pendidik yang masih belum tahu keberadaan buku gratis. Padahal ia akan  mengambil program magister, bagaimana ya yang guru-gurunya masih SLA,  D1, D2, D3, …….)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: