Perbedaan Blog dan Website Menurut Yaro Starak

Seperti yang telah kami publikasikan kemarin, kami baru saja membaca (kembali) satu e-book berjudul Blog Profits Blueprint karya Yaro Starak dan menemukan banyak sekali informasi menarik yang membuat kami ingin sedikit men”sinopsis”kannya disini. Salah satunya merupakan hal yang sangat mendasar dan banyak ditanyakan oleh banyak orang :

Apa bedanya blog dan website?

Setiap narasumber emiliki definisi berbeda mengenai blog. Namun apa yang dijelaskan oleh Yaro Starak sangat menarik. Here we go :

Perbedaan Blog dan Website Menurut Yaro Starak ( Blogging Trainer ) :

Pada dasarnya, sebuah blog merupakan website. Ya, blog merupakan website dengan beberapa perbedaan :

1. Artikel diurutkan secara kronologis dengan artikel terbaru di depan.

Hal ini merupakan warisan dari aspek jurnal / diary online untuk blog. Sebelum menjadi bentuk yang sekarang ini, blog merupakan online diary, tempat publisher memajang aktifitasnya. Dan diary, sudah barang tentu diurutkan berdasarkan urutan waktu.

2. Mudah dalam menambahkan konten baru

Pada umumnya blog memiliki “dashboard”/back-end untuk mengelola artikel yang mudah digunakan, oleh pengguna internet awam sekalipun. Hal ini membuat pengguna internet awam dapat mempublikasikan tulisannya dengan mudah, dan mendorong penyebaran blog.

3. Konten diupdate secara berkala

Dalam hal ini, untuk sebuah blog yang dirawat dengan baik. Hal ini membuat pengunjung selalu kembali untuk mendapatkan konten terbaru

4. Blog memungkinkan pengunjung untuk meninggalkan komentar

Hal ini memciptakan banyak perbedaan. Jika website biasa hanya menyediakan “komunikasi satu arah”, pengunjung hanya menerima apa yang diberikan publisher secara gamblang, blog memberikan “komunikasi dua arah” pada pengunjung. Konten yang di publikasi dapat diberi komentar, dan komentar dapat dibalas dengan komentar lain, sehingga tercipta diskusi disana.

5. Yang membuat Blog lebih dipercaya dari website biasa : Blog merupakan “percakapan”.

Yep, berkaitan dengan semua poin diatas. Blog tidak hanya sedekedar “memberikan informasi” pada pengunjung. Blog melakukan “percakapan” menggunakan media tulisan. Ide dari banyak orang bercampur di blog. Dan percakapan via blog ini mendorong lebih banyak hal, dan salah satunya merupakan “membangun hubungan antar manusia”.

Yup, itu tadi 5 hal yang membedakan blog dengan website menurut Yaro Starak. Dan ya, hal ini merupakan “sinopsis”nya saja. Untuk lengkapnya, anda dapat mendownload e-booknya (dalam bahasa inggris tentunya), Blog Profits Blueprint secara gratis disini. Cukup memberikan alamat e-mail anda, lalu anda akan mendapatkan link downloadnya. Yep, anda akan dikirimi newsletter dalam jangka waktu tertentu. Namun kabar baiknya adalah newsletter yang dikirimkan ke alamat e-mail anda bukan penawaran, melainkan tips – tips ngeblog (keren) lainnya. Dan jikapun anda mau, anda dapat meng unsubscribe-nya dengan mudah.

Terkadang masih ada yang menanyakan apa bedanya website dengan blog ?
Menurut saya wajar saja, karena setiap hari pasti ada saja seorang yang memulai menggunakan internet, ibaratnya selama masih ada seorang ibu yang melahirkan bayi, pertanyaan itu akan tetap muncul selama teknologinya dan istilahnya masih dipakai.

Yang jelas, blog sudah pasti website, dan website belum tentu blog hee… tambah bingung ajah neh :p
Lalu keterangan seperti apa yang dapat menjelaskan perbedaan antara website dan blog tersebut sehingga dapat dimengerti dengan mudah oleh para newbie (istilah bagi seseorang yang baru terjun ke aktivitas dunia maya atau internet)

Penjelasan singkatnya kira-kira begini:

Website
Penulisan secara kamus sebenarnya terdiri dari dua kata Web Site, karena WEB sendiri merupakan kependekan dari World Wide Web (disingkat WWW), namun sudah terlanjur dipakai secara umum penulisan nya menjadi website.
Saya pun lebih sering menggunakan penulisan website (digabung) di blog saya karena banyak pengguna internet yang menggunakan penulisan website yang disambung pada saat mencari informasi di search engine.

Secara garis besar website dibagi menjadi 2 style/model/tipe = Website Statis dan Website Dinamik

Website Statis
Informasi yang berada di halaman web nya diubah secara berkala dalam kurun waktu tertentu. Dan untuk melakukan perubahan konten tersebut selain diperlukan keahlian dasar mendesain web, juga biasanya menggunakan software teks editor seperti Notepad, Frontpage atau Dreamweaver. Singkatnya, pengunjung website model ini tidak dapat menentukan informasi apa yang ingin dilhatnya, dan tetap pada informasi apa yang ditawarkan

Website Dinamik

Penjelasan nya bisa panjang dan mungkin malah membingungkan nantinya.
Untuk mudahnya, contoh website yang menggunakan model ini seperti website forum, blog, e-commerce, berita, search engine, dan masih banyak lagi.

Jadi yang jelas bisa dikatakan bahwa blog adalah website juga, cuma fungsi nya mungkin yang berbeda dengan website-website lain nya. Untuk membuat blog bisa menggunakan penyedia jasa blog yang popular seperti Blogger atau WordPress.

Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dikelola oleh pribadi dan dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Rujukan http://id.wikipedia.org/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: